KATOE.ID — Bupati Anwar Sadat meninjau langsung kandang ayam ras petelur sekaligus melakukan panen telur di Berkah Madani Farm, Kelurahan Bram Itam Kanan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis (19/02/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam mendorong pengembangan sektor peternakan sebagai strategi peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan daerah.
Program Berkah Madani Farm sendiri didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2025 melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Saat ini, peternakan tersebut mampu menampung sekitar 1.000 ekor ayam ras petelur dengan tingkat produktivitas mencapai 60 persen atau sekitar 500 hingga 600 butir telur per hari.
Produktivitas Terus Meningkat
Produktivitas telur diperkirakan masih akan meningkat, mengingat usia ayam baru mencapai 28 minggu dan belum memasuki masa puncak produksi.
Untuk menekan biaya operasional, pengelola peternakan menerapkan sistem pakan mandiri dengan racikan campuran konsentrat, jagung, dan dedak. Langkah ini dinilai efektif dalam menjaga efisiensi biaya sekaligus mempertahankan kualitas produksi.
Jadi Pilot Project Peternakan Mandiri
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat berharap Berkah Madani Farm dapat menjadi pilot project atau percontohan bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan yang mandiri dan berkelanjutan.
Menurutnya, apabila produksi terus meningkat dan berjalan secara kontinyu, hasil peternakan dapat memenuhi kebutuhan lokal, termasuk program SPPG, Koperasi Merah Putih, serta kebutuhan pangan masyarakat di wilayah Tanjung Jabung Barat.
“Program ini diharapkan menjadi contoh usaha peternakan produktif yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati.
Strategi Ketahanan Pangan Daerah
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memperkuat sektor peternakan melalui inovasi dan pendampingan berkelanjutan agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ridwan, menyampaikan optimisme terhadap perkembangan peternakan tersebut.
Ia menilai, seiring bertambahnya usia ayam serta peningkatan manajemen pemeliharaan, produktivitas telur diproyeksikan meningkat hingga mencapai masa produksi optimal.
“Pengembangan akan terus dilakukan agar peternakan ini semakin produktif dan berkelanjutan,” ujarnya. **













