KATOE.ID – Gubernur Jambi Al Haris mengajak seluruh kepala daerah dan masyarakat untuk terus mempererat kebersamaan dan kekompakan pasca Hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut disampaikannya saat acara Halal Bihalal dan Open House di kediaman pribadinya di Bangko, Kabupaten Merangin, Senin (23/03/2026).
Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan bahwa momentum halal bihalal menjadi ajang penting untuk memperkuat hubungan antar kepala daerah serta masyarakat setelah menjalani bulan Ramadan.
“Momentum halal bihalal ini memperkuat hubungan antar kita pasca Idul Fitri. Mari kita rawat dan jaga kebersamaan yang telah terbangun dengan baik ini,” ujarnya.
Acara tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah wilayah barat Provinsi Jambi, di antaranya Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati Khafid Moein, Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Bupati Gery, Bupati Bungo Dedi Putra, Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, Bupati Tebo Agus Rubianto, Wakil Bupati Nazar Efendi, Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Muhrison, serta Wali Kota Sungai Penuh Alfin dan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah.
Al Haris menjelaskan, pelaksanaan halal bihalal tahun ini dibagi menjadi dua wilayah, yakni timur dan barat, guna memudahkan mobilitas kepala daerah selama momen Lebaran.
“Kalau dulu semua berkumpul di Jambi, tentu cukup melelahkan. Sekarang kita bagi dua lokasi agar lebih efektif dan tidak mengganggu waktu mereka bersama masyarakat,” jelasnya.
Selain mempererat silaturahmi, Gubernur juga mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri setelah menjalani ibadah Ramadan.
Ia turut menyampaikan rasa syukur atas kondisi Jambi yang tetap aman dan kondusif selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
“Alhamdulillah, Ramadan kita berjalan baik. Tidak ada kebakaran hutan, tidak ada banjir besar. Ini patut kita syukuri bersama,” katanya.
Meski demikian, Al Haris mengakui kondisi ekonomi masyarakat masih menghadapi tantangan, terlihat dari menurunnya aktivitas di pusat perbelanjaan menjelang Lebaran. Namun ia tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Jambi pada 2026 bisa mencapai 4,93 persen.
Ia berharap kabupaten/kota di wilayah barat seperti Merangin, Sarolangun, Bungo, Tebo, Kerinci, dan Sungai Penuh terus berkontribusi dalam mendorong perekonomian daerah.
Dalam kesempatan itu, Al Haris juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan antar kepala daerah meski di tengah berbagai kritik.
“Pemimpin tidak akan lepas dari kritik. Yang penting kita jawab dengan kerja nyata dan kinerja yang baik,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, kami mohon maaf lahir dan batin. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.
Acara halal bihalal berlangsung hangat dengan hiburan lagu-lagu daerah Kerinci yang dibawakan oleh Bupati Kerinci Monadi dan Wali Kota Sungai Penuh Alfin, serta ditutup dengan tarian tradisional Rantak Kudo. **













