KATOE.ID – DPRD Provinsi Jambi bersiap membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mempercepat penyelesaian jalan khusus angkutan batu bara yang dinilai krusial dalam mengatasi kemacetan di wilayah tersebut.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz Fattah, menegaskan proyek jalan hauling menjadi solusi jangka panjang yang harus segera direalisasikan.
Pernyataan itu disampaikan setelah menerima audiensi dari Pemuda Pancasila yang menyoroti dampak kemacetan akibat aktivitas angkutan batu bara.
“Kita melihat ini sudah menjadi persoalan serius. Jalan khusus adalah solusi utama untuk mengurai kemacetan,” ujarnya.
Hafiz mengungkapkan, proyek tersebut mengalami keterlambatan dari target awal 2024 dan hingga kini masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait pembebasan lahan dan izin kawasan hutan.
Melalui pembentukan Pansus, DPRD akan memperkuat fungsi pengawasan sekaligus mendorong percepatan penyelesaian proyek.
“Semua pihak akan kita panggil untuk memastikan progres berjalan dan hambatan bisa segera diselesaikan,” katanya.
Selain berdampak pada kelancaran lalu lintas, jalan hauling juga dinilai memiliki nilai strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan PAD.
Hafiz menegaskan, upaya ini dilakukan demi kepentingan masyarakat luas dan menjaga stabilitas investasi di Provinsi Jambi.
“Ini kebutuhan bersama. Kita ingin persoalan ini segera tuntas dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
DPRD menargetkan proyek jalan khusus batu bara tersebut dapat diselesaikan pada Agustus hingga September 2026 sesuai hasil koordinasi terakhir dengan pemerintah daerah.*













