KATOE.ID – Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Jambi mempercepat penanganan infrastruktur jalan sekaligus mitigasi bencana untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.
Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Al Haris dalam rapat koordinasi pengamanan Idulfitri 2026, yang menekankan kesiapsiagaan di titik rawan longsor.
“Saya minta Dinas PU menempatkan alat berat di titik-titik rawan bencana agar jika terjadi longsor bisa segera ditangani,” tegasnya.
22 Alat Berat Siaga di Jalur Rawan Longsor
Sebagai respons cepat, Dinas PUTR Jambi telah menyiapkan 22 unit alat berat yang ditempatkan di jalur mudik strategis.
Jenis alat yang disiagakan meliputi:
- Backhoe loader
- Motor grader
- Vibro roller
- Dump truck
- Tronton
Seluruhnya difokuskan untuk penanganan cepat jika terjadi longsor, kerusakan jalan, maupun gangguan lalu lintas selama periode mudik.
50 Ruas Jalan Dikebut Jelang Puncak Arus Mudik
Selain kesiapsiagaan darurat, percepatan pemeliharaan jalan juga dilakukan secara masif. Tercatat 50 ruas jalan provinsi tengah dikerjakan dari total panjang jalan mencapai 1.183,78 kilometer.
Wilayah prioritas meliputi:
- Tanjung Jabung Timur
- Tebo
- Batang Hari
- Sarolangun
- Merangin
- Bungo
Adapun sejumlah ruas vital yang menjadi fokus antara lain:
- Simpang Berbak – Jembatan Muara Sabak
- Muaro Tebo – Simpang Logpon – Batas Sumbar
- Tampino – Muara Bulian – Jalan Sudirman
- Simpang Pauh – Air Hitam – Merangin
- Limbur – Lubuk Mengkuang
Di Kota Jambi, peningkatan jalan dilakukan melalui pengaspalan hotmix serta pembersihan drainase di Jalan Pattimura dan Jalan Rangkayo Hitam.
Strategi “Tebas Bayang” untuk Kurangi Risiko Kecelakaan
Dinas PUTR juga menjalankan program tebas bayang, yakni pembersihan vegetasi di sisi jalan guna meningkatkan keselamatan pemudik.
Manfaatnya meliputi:
- Mencegah penyempitan badan jalan
- Memperluas jarak pandang pengendara
- Menekan potensi kecelakaan
Posko Mudik Disiapkan di Titik Strategis
Sebagai bentuk pelayanan langsung, posko mudik didirikan di berbagai wilayah strategis, di antaranya:
- Kota Jambi (UPTD WDP)
- Muaro Jambi – Batang Hari (Tampino Bajubang)
- Tanjung Jabung Timur (Lambur 1 & 2)
- Sarolangun – Merangin – Sungai Penuh – Kerinci
- Biuku Tanjung dan Air Hitam
- Tebo (Jalan Padang Lamo)
- Bungo (Desa Lubuk Mengkuang)
Target Tuntas Sebelum Puncak Mudik
Dinas PUTR optimistis seluruh pekerjaan akan rampung sebelum puncak arus mudik Lebaran 2026.
Dengan langkah ini, kondisi jalan di Provinsi Jambi diharapkan menjadi lebih aman, lancar, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat mudik dengan tenang.**













