KATOE.ID– Komisi IV DPRD Kota Jambi melakukan peninjauan langsung ke SMP Negeri 2 Kota Jambi, Selasa (6/1/2025), untuk melihat kondisi sarana dan prasarana sekolah. Dalam kunjungan tersebut, persoalan sistem drainase menjadi fokus utama karena dinilai belum berfungsi optimal dan kerap menimbulkan genangan air saat hujan deras.
Peninjauan lapangan dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Martua Muda Siregar, didampingi anggota Komisi IV Fahrul Ilmi dan Azki Akhyari, serta Naim selaku koordinator Komisi IV. Rombongan meninjau sejumlah titik rawan genangan, termasuk lapangan tengah sekolah yang selama ini paling terdampak.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi, Fahrul Ilmi, mengatakan SMP Negeri 2 Kota Jambi menjadi perhatian karena genangan air di lapangan sekolah kerap terjadi dan bertahan cukup lama setiap kali hujan dengan intensitas tinggi.
“Setiap hujan deras, air menggenangi lapangan dan tidak cepat surut. Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas siswa dan tidak ideal bagi proses belajar mengajar,” ujar Fahrul.
Hasil peninjauan menunjukkan bahwa sistem drainase di lingkungan sekolah belum terhubung secara maksimal dengan saluran drainase utama di luar area sekolah. Akibatnya, aliran air tertahan dan menyebabkan genangan, terutama di area lapangan.
Meski demikian, Fahrul mengungkapkan bahwa pihaknya mencatat adanya upaya penanganan awal yang telah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi. Namun, langkah tersebut dinilai belum menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.
“PUPR sudah melakukan penanganan awal, tetapi masih diperlukan solusi komprehensif agar masalah genangan ini benar-benar tuntas,” jelasnya.
Salah satu solusi mendesak yang diusulkan Komisi IV adalah pembangunan crossing saluran air dari dalam lingkungan sekolah menuju drainase besar di depan SMP Negeri 2 Kota Jambi. Dengan adanya crossing tersebut, aliran air diharapkan dapat mengalir lebih lancar ke saluran utama dan tidak lagi menggenangi area sekolah.
Fahrul menegaskan, Komisi IV DPRD Kota Jambi berkomitmen mendorong peningkatan infrastruktur pendidikan, tidak hanya pada bangunan sekolah, tetapi juga sarana pendukung seperti drainase, sanitasi, dan fasilitas penunjang lainnya.
“Infrastruktur yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pendidikan. Lingkungan sekolah harus aman, nyaman, dan sehat agar siswa dapat belajar secara optimal,” tegasnya.
Sementara itu, seorang penjaga kantin sekolah yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa genangan air hampir selalu terjadi saat hujan deras berlangsung lama. Bahkan, kondisi tersebut pernah menyebabkan banjir cukup tinggi hingga aktivitas belajar mengajar terpaksa diliburkan.
“Kalau hujan deras dan lama, lapangan pasti tergenang. Pernah juga airnya tinggi sampai sekolah diliburkan,” ungkapnya.
Melalui peninjauan langsung ini, Komisi IV DPRD Kota Jambi berharap persoalan drainase di SMP Negeri 2 Kota Jambi dapat segera ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih aman dan kondusif bagi siswa maupun tenaga pendidik. **













