KATOE.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik melalui program “Arus Balik Gratis” yang kini memasuki tahun ketiga pelaksanaan.
Program tersebut dilepas langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, didampingi Wakil Bupati Katamso SA di Pelabuhan Pelindo (Marina) Kuala Tungkal, Kamis (26/3).
Sebanyak 152 warga diberangkatkan menuju Batam menggunakan armada KN Sarotama P.112. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta berbagai instansi vertikal di bidang perhubungan laut.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa konsistensi penyelenggaraan program selama tiga tahun berturut-turut merupakan bentuk respons nyata pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para perantau yang bekerja di Batam.
“Ini adalah bentuk pelayanan publik yang terjaga konsistensinya. Sudah tiga tahun kita laksanakan, dan setiap tahun antusiasme masyarakat tetap tinggi. Kami ingin memastikan warga yang kembali bekerja tidak terbebani biaya transportasi. Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah bersinergi menyukseskan agenda tahunan ini,” ujarnya.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari kuota 152 kursi yang langsung terisi penuh tak lama setelah pendaftaran dibuka. Selain membantu meringankan beban ekonomi warga, program ini juga dinilai efektif dalam mengurai kepadatan penumpang di pelabuhan, sehingga arus balik di Kuala Tungkal tetap tertib, aman, dan terkendali.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya keselamatan pelayaran kepada kru kapal dan para penumpang.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami berharap seluruh warga sampai di tujuan dengan selamat dan dapat kembali beraktivitas dengan produktif,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda dan berbagai instansi terkait, di antaranya Dandim 0419/Tanjung Jabung, Kapolres Tanjab Barat, Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal, KSOP Kelas IV Kuala Tungkal, Unit SAR Kuala Tungkal, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.**













