KATOE.ID – Al Haris mendorong seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Jambi untuk mengambil langkah konkret dalam meningkatkan daya saing daerah masing-masing.
Hal tersebut disampaikan Al Haris setelah Provinsi Jambi mencatat peningkatan skor dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Acara penyampaian hasil indeks tersebut berlangsung di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo dan dihadiri sejumlah pejabat nasional, di antaranya Kepala BRIN Arif Satria, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.
Skor IDSD Jambi Mengalami Peningkatan
Berdasarkan rilis tersebut, skor IDSD Provinsi Jambi mengalami kenaikan dari 3,38 menjadi 3,46 pada tahun 2025.
Menurut Gubernur Al Haris, peningkatan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, meskipun masih diperlukan penguatan di berbagai sektor agar daya saing daerah semakin meningkat di tingkat nasional.
“Kita mendorong agar bupati dan wali kota melakukan langkah-langkah strategis agar daya saing di daerahnya dapat meningkat,” tegas Al Haris.
Beberapa Sektor Tunjukkan Performa Baik
Al Haris menjelaskan, beberapa indikator yang menunjukkan performa positif antara lain sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, pasar, serta tenaga kerja yang mencatat nilai relatif tinggi.
Meski demikian, ia menekankan bahwa peningkatan daya saing harus terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kebijakan yang tepat dan kolaborasi lintas sektor.
Sinergi Daerah Jadi Kunci
Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci dalam menjaga tren peningkatan daya saing daerah.
Dengan strategi pembangunan yang tepat, Al Haris optimistis Provinsi Jambi dapat terus memperbaiki peringkat serta memperkuat posisinya sebagai daerah yang produktif dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional. **













