KATOE.ID – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Pembangunan Daerah Jambi yang digelar di Grand Ballroom Trans Luxury Hotel, Bandung, Senin (8/6/2026).
Rapat tersebut dihadiri para pemegang saham Bank Jambi, di antaranya Gubernur Jambi, perwakilan Bank Jabar, para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah yang mewakili masing-masing kabupaten dan kota.
Dalam RUPS, para pemegang saham membahas berbagai agenda strategis guna memperkuat tata kelola perusahaan. Salah satu keputusan penting yang dihasilkan adalah penetapan enam bakal calon Komisaris Independen Bank Jambi yang selanjutnya akan mengikuti tahapan fit and proper test di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain itu, rapat juga membahas rencana penambahan modal melalui penyertaan Barang Milik Daerah (BMD) milik Pemerintah Kota Jambi. Penyertaan modal tersebut direncanakan dilakukan melalui mekanisme inbreng berupa aset tanah dan bangunan sebagai upaya memperkuat struktur permodalan Bank Jambi.
Di sela-sela pelaksanaan RUPS, Pemerintah Kabupaten Tebo dan Pemerintah Kabupaten Merangin turut menandatangani dukungan terhadap operasional penerbangan di Bandara Muara Bungo. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi.
Pertemuan tersebut juga menjadi forum diskusi antara Pemerintah Provinsi Jambi, pemerintah kabupaten/kota, Bank Jambi, dan Bank Jabar mengenai peluang pembiayaan pembangunan melalui skema pinjaman daerah. Skema tersebut dinilai dapat menjadi alternatif sumber pendanaan untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, dr. H. Katamso, menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam RUPS merupakan bentuk komitmen sebagai salah satu pemegang saham untuk terus mendukung penguatan kinerja dan tata kelola Bank Jambi.
“Bank Jambi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan perlu terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Katamso.
Menurutnya, Bank Jambi memiliki posisi penting sebagai lembaga keuangan daerah yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta mendukung pembiayaan pembangunan di berbagai sektor.
Melalui berbagai keputusan strategis yang dihasilkan dalam RUPS tersebut, diharapkan Bank Jambi semakin memperkuat perannya sebagai bank pembangunan daerah yang sehat, profesional, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi di Provinsi Jambi. **













