KATOE.ID – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. menegaskan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jambi dan PetroChina International Jabung Ltd merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi pembangunan yang berkelanjutan.
Kesepakatan kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan program-program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Acara penandatanganan MoU berlangsung di VIP Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (13/08/2025), dihadiri oleh jajaran Pemprov Jambi dan perwakilan manajemen PetroChina.
“Hari ini kita memperbarui kerja sama dengan PetroChina. Selama ini kolaborasi sudah berjalan baik, dan dengan pembaruan ini kita ingin memperluas kerja sama, terutama dalam implementasi Kepmen ESDM Nomor 14, agar pelaksanaannya semakin efektif,” ujar Gubernur Al Haris.
Sinergi dengan PetroChina untuk Pembangunan Jambi
Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Jambi untuk terus melaksanakan program pembangunan berkelanjutan yang mendorong kemajuan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen melaksanakan pembangunan yang tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, agar setiap program tanggung jawab sosial perusahaan bisa terintegrasi dengan program pembangunan daerah.
Dorongan Sinergi CSR untuk Akses dan Fasilitas Publik
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris berharap seluruh perusahaan yang beroperasi di Jambi dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta komunitas lokal.
“Kami mengharapkan seluruh perusahaan, termasuk PetroChina, aktif melaksanakan program CSR di bidang lingkungan, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur menyebut bahwa kerja sama ini juga membuka peluang besar untuk pembangunan infrastruktur publik, seperti jalan dan akses wilayah.
“PetroChina telah banyak membantu dalam pembangunan akses jalan dan fasilitas umum. Ini contoh nyata bahwa kerja sama sektor swasta dan pemerintah bisa berjalan efektif untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Kepastian Hukum dan Participating Interest (PI)
Gubernur Al Haris juga menyoroti pentingnya kepastian hukum dalam pelaksanaan kerja sama, khususnya terkait Participating Interest (PI).
“Kita ingin memastikan kerja sama yang ditandatangani ini memiliki kepastian hukum terkait PI di tahun ini, agar implementasinya berjalan efektif dan memberi manfaat optimal bagi daerah,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemprov Jambi tengah menunggu hasil rapat lanjutan dengan Kementerian ESDM dan pihak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) untuk memperjelas mekanisme pengelolaan sumur minyak di wilayah Jambi, baik oleh Pertamina maupun PetroChina.
PetroChina Komitmen Perkuat Kerja Sama dengan Pemprov Jambi
Sementara itu, Vice President PetroChina International Jabung Ltd, Aviani, menyampaikan apresiasi dan optimisme terhadap kolaborasi yang dijalin bersama Pemerintah Provinsi Jambi.
“Kami berharap penandatanganan MoU ini dapat semakin mempererat hubungan kerja sama antara PetroChina dan Pemprov Jambi, serta membawa dampak positif bagi masyarakat Jambi secara keseluruhan,” ujar Aviani.
Ia menegaskan, PetroChina berkomitmen mendukung pembangunan daerah melalui program tanggung jawab sosial yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, dan pelestarian lingkungan. **













