KATOE.ID – Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat memberikan tausiah dalam kegiatan Pengajian Ba’da Zuhur yang digelar di Masjid Al Anwar, Senin (23/02/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda keagamaan rutin Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat selama bulan Ramadan. Pengajian dilaksanakan setiap Senin hingga Kamis usai salat Zuhur dengan menghadirkan penceramah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Adapun pengisi tausiah yakni setiap Senin diisi langsung oleh Bupati Anwar Sadat, Selasa oleh Ustaz Husnaini, Rabu oleh Ustaz Anwar Adabili, dan Kamis oleh Ustaz Helmi Faridho.
Ramadan Momentum Tingkatkan Iman dan Kualitas Diri
Dalam tausiahnya, Bupati Anwar Sadat menekankan pentingnya meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT selama bulan suci Ramadan. Ia mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbanyak amal ibadah sekaligus memperbaiki kualitas diri sebagai muslim.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari amaliyah Ramadan sambil menunggu waktu istirahat bekerja. Namun jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan,” tegasnya.
Ingatkan Waktu Mustajab untuk Berdoa
Bupati juga mengingatkan jamaah mengenai waktu-waktu mustajab untuk berdoa, khususnya saat sahur dan menjelang berbuka puasa.
Menurutnya, doa yang dipanjatkan pada dua waktu tersebut memiliki keutamaan besar dan peluang kuat untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
“Perbanyaklah berdoa ketika sahur dan saat berbuka puasa, karena doa pada waktu itu insyaallah tidak akan ditolak. Ada pula waktu Allah SWT memberikan rezeki, yakni setelah Subuh dan setelah Asar,” ujarnya.
Apresiasi Pengurus Masjid dan Antusiasme Jamaah
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Al Anwar yang telah menginisiasi pelaksanaan pengajian rutin sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat ibadah masyarakat.
Pengajian Ba’da Zuhur ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, pegawai kantor, serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat selama bulan Ramadan. (*)













