KATOE.ID – Sejak beberapa pekan terakhir, tingkat kekeruhan Sungai Batanghari meningkat signifikan sehingga memengaruhi proses pengolahan air bersih oleh Perumda Air Minum Tirta Mayang.
Direktur Utama Tirta Mayang, Dwike Riantara, mengatakan berdasarkan monitoring rutin tiap jam di laboratorium Tirta Mayang, kekeruhan air baku di Intake Aurduri dan Pulau Pandan naik dari kondisi normal 300–350 NTU menjadi 466, 700, 800, 900, hingga mencapai 1.090 NTU pada Senin (15/9/2025) lalu.
“Dalam kondisi kekeruhan tinggi, dosis bahan kimia koagulan yang digunakan meningkat hingga 50% dari kondisi normal. Untuk menjaga kualitas dan keamanan air, volume produksi dan distribusi terpaksa kami kurangi 10%,” ujar Dwike.
Akibatnya, sebagian pelanggan yang dilayani IPA Broni 2 mengalami tekanan air rendah, bahkan ada yang tidak mendapat aliran sama sekali. Pelanggan yang tidak teraliri disarankan menghubungi nomor pengaduan 0821 2121 9692 agar dapat dilayani dengan mobil tangki.
Kelurahan Terdampak
- Tambak Sari
- Pakuan Baru
- Kebun Handil
- Handil Jaya
- Cempaka Putih
- The Hok
- Talang Jauh
- Sungai Putri
- Beliung
- Simpang Empat Sipin
- Simpang Tiga Sipin
- Selamat
- Telanaipura
- Solok Sipin
Kondisi Instalasi Pengolahan Air
IPA yang paling terdampak adalah Broni 2, sementara IPA Broni 1, IPA Aurduri, IPA Tanjung Sari, IPA Tanjung Johor, dan IPA Pasir Panjang masih beroperasi normal.
Tips Aman Beli Mobil Bekas agar Tidak Terjebak Penipuan Segitiga
Langkah Tirta Mayang
1. Menyesuaikan volume produksi dan distribusi IPA Broni 2 hingga kondisi air baku kembali normal.
2. Melakukan monitoring kualitas air baku di semua intake serta penyesuaian operasional sesuai kondisi lapangan.
3. Menguras lumpur reservoir secara bertahap.
Dwike berharap pihak berwenang segera menelusuri penyebab peningkatan kekeruhan Sungai Batanghari dan mengambil langkah pencegahan maupun penanganan.
“Kami berharap DLH Provinsi Jambi, DLH Kota Jambi, BWSS VI, dan Bidang SDA Dinas PUPR Kota Jambi dapat segera bertindak atas kondisi ini,” tegasnya.
(**)













